Kamu mungkin sudah mengetahui bahwa di luar negeri kebanyakan orang beli hp jarang sekali yang beli menggunakan hanya hp nya saja, atau beli terpisah kartu sim sendiri vs hpnya saja sendiri. Sering kali di luar negeri mereka membeli hp itu bundling, dan terjadinya adalah saat ada hp baru yang muncul, varian baru maka mereka akan menukar tambahkan yang lama ke yang baru.

Mereka suka melakukan hal ini karena menurut logika mereka, in Iebih murah, lebih mudah, ketimbang harus membeli cash hp baru yang harganya luar biasa mahal, gadget terbaru 2021.

Nah trend yang sama ternyata mulai masuk ke Indonesia sejak sekian tahun yang lalu, namun lama kelamaan ini menjadi trend yang keterusan, khususnya bagi orang yang suka gonta- ganti hp baru, terbaru, harus ikuti trend, maka ini bisa jadi hal yang membuat mereka suka dengan program yang seperti ini.

Pertimbangan beli hp bundling adalah, cicilan hp nya, sekaligus dengan kuota dan pulsa yang selama ini mereka biasanya beli bulanan. Sering kali orang bingung dengan pulsa dan kuota yang dia beli bulanan, beli terpisah, programnya banyak, dll. Namun dengan beli bundling dan sekaligus cicilan hp nya, ini membuat banyak orang suka karena semuanya telah dijadikan dalam satu program.

Satu program ini belum tentu cocok untuk semua orang. Bila Anda termasuk orang yang suka dengan cicilan hp, dan sangat peduli dengan gonta ganti hp, ini bisa jadi program untuk Anda.

Namun bila Anda tidak membingungkan seputar penawaran dan kuota, maka ini sebenarnya bukan program untuk Anda. Khususnya bila Anda suka beli hp secara cash, sebenarnya ini lebih murah ketimbang Anda beli secara bundling maupun cicilan.

Bila beli hp cash Rp20jt bukan masalah buat Anda, maka jelas program bundling ini bukan untuk Anda. Bila dihitung, program bundling sebenarnya lebih murah bila Anda beli hp nya sendiri, bahkan dengan program cicilan 0% dari kartu kredit manapun itu masih lebih murah ketimbang bundling dari provider para hp nya.

Breakingnews